
TANAHAIRNEWS.COM//LEMBANG – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT Kementerian Pertanian, menerima dua mahasiswi program studi Ilmu Komunikasi dari International Women University (IWU) Bandung untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan, Agustus – Oktober 2025.
Kedua mahasiswi IWU, Arisa Shaumi Novianti dan Ami Raisya Mujahidah, telah memberikan kontribusi mendukung komunikasi publik dan citra lembaga di sektor pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan kompetensi SDM dibidang pertanian sangat penting. Sebab, SDM pertanian adalah tulang punggung pembangunan pertanian.
“SDM pertanian harus memiliki kualitas mumpuni untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan,” tutur Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, memperkuat pernyataan itu. Menurutnya, hal terpenting untuk meningkatkan pertanian adalah dengan meningkatkan kualitas SDM.
“Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP juga terus mengupayakan peningkatan SDM di bidang pertanian,” kata Santi.
Dalam PKL, Arisa Shaumi Novianti fokus pada laporan “Publikasi Press Release pada Bidang Hubungan Masyarakat BBPP Lembang di Media Rekanan”.
Ia memberikan sumbangan dengan menyebarkan kegiatan pertanian di BBPP Lembang dengan topik mendukung program utama Kementerian Pertanian yaitu swasembada pangan, regenerasi petani, dan program lainnya.
Arisa mempraktikkan manajemen press release, memastikan informasi program-program pertanian tersampaikan ke publik luas dengan akurat dan tepat waktu.
Rabu (8/10/2025), Arisa menyampaikan kesan mendalamnya terhadap proses publikasi berita di BBPP Lembang.
“Selama PKL di BBPP Lembang tentunya mendapatkan ilmu baru yang dimana saya yang latar belakangnya Ilmu Komunikasi menjadi tahu bagaimana urusan kehumasan di bawah Kementerian Pertanian menyajikan kegiatan mendukung program-program dalam bentuk informasi berupa press release,” katanya.
“Press release nantinya disebarluaskan di media online dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kebijakan di sektor pertanian saat ini. Saya jadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak soal pertanian,” imbuhnya.
Sementara Ami Raisya Mujahidah berfokus pada ranah digital dengan judul laporan “Pembuatan Konten Media Sosial Pada Bidang Hubungan Masyarakat di BBPP Lembang.”
Ami berperan penting dalam menghasilkan konten video dan grafis yang lebih menarik dan relevan bagi audiens digital BBPP Lembang, khususnya petani milenial.
Kontribusi Ami memastikan bahwa komunikasi BBPP Lembang di platform media sosial menjadi lebih informatif dan kreatif, sehingga visibilitas berbagai program pelatihan dan kegiatan pertanian meningkat.
Ami juga menyampaikan kesannya, selama PKL di BBPP Lembang, sangat menyenangkan dan memuaskan.
“Di sini saya mendapatkan ilmu jurnalistik seperti teknik pengambilan foto dan video dengan kualitas visual tinggi. Konten video yang dibuat oleh tim Humas BBPP Lembang sangat informatif dan kreatif,” ujarnya.
“Penyajiannya mudah dicerna dan mendukung peningkatan visibilitas program-program di BBPP Lembang. Saya jadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak soal pertanian dan bersemangat menerapkan ilmu komunikasi untuk sektor ini,” katanya lagi.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, memberikan apresiasi yang baik pada kedua mahasiswi ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan PKL yang berorientasi pada riset. Hasil penelitian mereka tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga berpotensi memberikan solusi praktis bagi petani,” ujarnya.(***)





